DPC PJID Rokan Hilir Gelar Kegiatan Pelatihan Jurnalis Dengan Narasumber Drs. Wahyudi El Panggabean MH C.PCT

ROKAN HILIR, Redaksi86.comDewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Jurnalis Demokrasi Indonesia (PJID) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengadakan kegiatan acara pelatihan jurnalis di hotel Grand lantai IV Jalan Pelabuhan Baru Bagansiapiapi, Minggu (10/12/2023).

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam kegiatan pelatihan jurnalis yang di selenggarakan oleh DPC PJID Rohil, Kepala Dinas Kominfo di wakili Kepala Bidang (Kabid) Informasi Komunikasi Publik (IKP) Julianda SH, Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H.,C.PCT dan Istri sebagai narasumber dan peserta pelatihan.

Acara yang dibuka oleh Kabid IKP Kominfo Rohil Julianda, S.H menyampaikan, atasnama Pemerintah Daerah melalui Kepala Dinas Kominfo Kab. Rokan Hilir mengucapkan selamat dan sukses atas pelatihan jurnalistik di selenggarakan oleh DPC PJID Rohil, dan kami Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir mendukung program pelatihan jurnalistik tersebut, karena sekarang zaman digital seperti media online, kapan saja, dimana saja bisa di akses untuk mencari sebuah berita, mempermudah untuk mencari informasi,” kata Kabid IKP mewakili Kadis.

Kami mengharapkan kepada rekan-rekan media agar tidak henti-hentinya memberikan informasi yang positif bagi masyarakat, yang mana dengan tema “Mewujudkan Jurnalis yang Berkompeten, Profesional, Independen, Sejahtera dan Anti Hoax,” ujar Kabid IKP.

Selanjutnya, Narasumber Drs. Wahyudi El Panggabean M.H.,C.PCT memaparkan materi pelatihan jurnalistik ada 3 poin yang harus dilakukan wartawan diantaranya ;

  1. Kita selaku wartawan bukan untuk mencari uang, kita berkerja untuk masyarakat dan tugas wartawan itu adalah pekerjaan mencari berita, tugas wartawan itu tidak ringan rintangan sangat berat, wartawan itu dicekam ketakutan tidak makan sehingga menerima upeti, maka dari itu kita jangan pernah takut untuk menulis pemberitaan.
  2. Tulislah itu pikiran anda menjadi wartawan, wartawan itu terus belajar.
  3. Tekatkan niat untuk menjadi wartawan, karena Tuhan telah menentukan rezki kita, agar kita menjadi wartawan yang hebat, tergantung pola mainset dan pikiran dengan umur jangan jadi persoalan, kita harus menjadi wartawan sejati dan profesional dan jangan kita mengemis.

Siapapun mendengar pembicaraan saya detik ini, camkan dalam hati bahwa kita wartawan yang paling hebat dan kita hanya takut kepada Tuhan. Kalau anda ketakutan jangan menjadi wartawan,” papar Drs. Wahyudi.

Sambungnya lagi, jangan pernah menemui pejabat, buat sebuah berita dengan kemudian menemui untuk konfirmasi berita, dan kita harus memiliki kartu pers sebagai pengenal saat kita hendak mewancara sesorang. Sepanjang dia masih manusia, temui dia jangan takut !

“Senjata yang mematikan untuk wartawan yaitu meminta konfirmasi dengan yang bersangkutan dan jangan takut. Yang ditakuti oleh wartawan itu kelembutan hati narasumber, jangan kita berpakaian bermewah-mewah dan mahal, pakailah pakaian yang rapi dan berbicara lembut dan sopan. Kita harus hidup sederhana, hanya yang lembut yang bisa menghacurkan yang keras. Keangkuhan wartawan tidak dilindungi oleh undang-undang,” ungkap Drs. Wahyudi.

Serang induk dombanya dulu, jangan serang anak dombanya, jangan pernah berkelahi dengan bawahan, alias tidak ada gunanya, dan jangan kita menulis atas dasar unsur sakit hati,” pungkas Drs. Wahyudi El Panggabean MH.C.PCT.

Sementara itu, Ketua PJID Rohil Rudi Hartono mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah terkhususnya Bapak Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong, S.IP, Kepala Dinas Kominfo Rohil yang diwakili Kabid IKP Kominfo sehingga acara pelantikan berjalan dengan baik, dan Narasumber Drs. Wahyudi El Panggabean yang telah hadir di acara pelatihan jurnalis ini.

Mudah-mudahan untuk kedepannya kita bisa melakukan kegiatan seperti ini lagi, untuk kekompakan seluruh pengurus dan anggota PJID Rohil,” ucap Rudi Hartono.

Diakhir acara, DPC PJID Rokan Hilir memberikan piagam kepada Pemerintah Daerah diwakili Kominfo dan Narasumber, kemudian Narasumber memberikan buku kepada peserta pelatihan dengan judul “Wartawan Tangguh”.**(red)

Pos terkait