Dukung Program Pencegahan Stanting, Dinas DPPKBP3A Kab. Kampar Bekerjasama Pemdes Tri Manunggal Menggelar Sosialisasi dan Penyuluhan

TAPUNG, Redaksi86.comUntuk mengantisipasi sekaligus pencegahan adanya Balita Stunting, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kab. Kampar bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tri Manunggal melaksanakan Sosialisasi dan Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk bagi Ibu Hamil, Ibu Balita, serta menekan angka penyakit Stunting pada ibu hamil berencana.

Bacaan Lainnya

Kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan ini menggunakan sumber dana Bantuan Keuangan Provinsi (BKK) Tahun 2023, yang digelar di aula Desa Tri Manunggal Kec. Tapung, Kab. Kampar, Selasa (28/11/2023) pukul 09:00 wib pagi tadi.

Dalam kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pencegahan penyakit Stunting di Desa Tri Manunggal ini dihadiri langsung Kepala Desa Edi Bambang Purnomo didampingi Ketua TP PKK Desa Tri Manunggal Sukarti Edi Bambang, Perangkat Desa, RT/RW, Kadus dan Perwakilan Masyarakat dengan Narasumber Yusak SKM dan Ns. Erwina Rinding S.Kep dari Dinas DPPKBP3A Kab. Kampar.

Mengawali sambutannya, Yusak SKM selaku narasumber dari Dinas DPPKBP3A Kab. Kampar menyampaikan bahwa Stunting merupakan salah satu gangguan tumbuh kembang yang dapat terjadi pada anak. Kondisi ini menyebabkan anak memiliki perawakan pendek. Kabar baiknya, stunting bisa dicegah sejak dini, bahkan sejak masa kehamilan. Tujuan diberikannya Sosialisasi ini adalah memberikan pengetahuan dan wawasan tentang pencegahan stunting. Untuk meningkatkan kesadaran publik dan perubahan perilaku masyarakat untuk hidup sehat,” ungkapnya.

Lanjut narasumber Yusak SKM mengatakan, adapun cara untuk mencegah Stunting pada anak dapat dicegah sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, atau disebut juga sebagai periode 1000 hari pertama kehidupan.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko anak mengalami stunting :

  1. Memperhatikan asupan gizi.
  2. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin bagi ibu hamil dan balita
  3. Mengatasi permasalahan anak yang susah makan dengan variasi makanan.
  4. Menjaga sanitasi lingkungan
  5. Memberikan edukasi penyuluhan bagi ibu hamil dan menyusui.
  6. Melakukan vaksinasi lengkap bayi lahir sesuai anjuran.

Dan selanjutnya paparan dari narasumber kedua Ns. Erwina Rinding S.Kep dari Dinas DPPKBP3A Kab. Kampar menjelaskan pentingnya nutrisi, terutama pada ibu hamil dan harus memperhatikan pola makan yang seimbang yakni isi piringku itu ada nasi, lauk hewani, lauk nabati, sayur, semua harus lengkap. Pencegahan stunting juga melibatkan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0 hingga 6 bulan,” jelasnya.

Selanjutnya Ns.Erwina Rinding menambahkan, kesimpulan dari sosialisasi ini yaitu Desa Tri Manunggal perlu mempersiapkan generasi penerus yang lebih unggul, para stakeholder, masyarakat dan semua pihak perlu bersama-sama terlibat secara langsung dalam penanganan stunting, mengingat pentingnya pencegahan stunting dan harus selalu berupaya melakukan pencegahan melalui berbagai kegiatan yaitu pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, promosi ASI ekslusif, promosi makanan pendamping ASI, pemberian suplemen gizi mikro (Taburial), suplemen gizi makro (PMT), tata laksana gizi kurang/buruk,” pungkasnya.

Sosialisasi pencegahan penyakit stunting pada balita dan ibu hamil di Desa Tri Manunggal yang bekerja sama dengan Dinas DPPKBP3A Kab. Kampar, berakhir pukul 11:30 wib, kegiatan berjalan dengan lancar dan sukses.**

Laporan : Rudi.C

Pos terkait