Keluh kesah warga dan pengusaha toko karena Galian IPAL PT. ADHI KARYA yang 3 Tahun setengah belum selesai

Jambi,Redaksi86.com – Warga dan pengusaha toko jalan. kol. M Isya kelurahan : rajawali kecamatan : jambi timur mengeluh akibat lambatnya pekerjaan milik perusahan PT. ADHI KARYA yang sudah 3 Tahun stengah belum kunjung selesai,rabu ( jambi 17 januari 2024),

Berdasarkan laporan keluhan- keluhan warga dan pengusaha toko pak suwandi & warga sekitar proyek mengakuh resah dan tidak nyaman membuka toko atau usaha dilingkungan di jln. kol M Isya tersebut karna terlalu sempit jalan mau masuk ke toko ( tempat usaha ) di akibatkan lambatnya penyelesaian pekerjaan galian IPAL yang dikerjakan oleh PT. ADHI KARYA.

Warga di janji kan oleh pimpinan PT. ADHI KARYA akan selesai smua pekerjaan galian IPAL di bulan november 2023 tapi sampai sekarang sdah bulan januari 2024 blum selesai jg
Dari pantauan media ,telah turun langsung meninjau dari laporan tersebut memang benar adanya.

Dampak dari pekerjaan tersebut sangat mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga dan pengusaha toko lingkungan sekitarnya.Terutama dari hasil pekerjaan yang dikerjakan sangat lambat sudah 3 Tahun setengah belum selesai sehingga mengganggu aktifitas jalan mau masuk ke toko ( tempat usaha ).
Dari salah satu pengusaha toko mempertanyakan dan mengkonfirmasi dari pekerja perusahaan PT. ADHI KARYA & mereka pekerja mengatakan bahwa mereka adalah pekerja saja jadi tidak tahu dan tidak mengerti masalah yang lain kalau lebih jelasnya hubungi saja pimpinan kami kata salah satu pernyataan dari satu pekerja.

Awak media juga mengkonfirmasi kewarga dan pengusaha toko yang tinggal daerah tersebut menyatakan hal yang sama tentang galian IPAL yang dikerjakan oleh pihak PT. ADHI KARYA
Dan mereka menyampaikan kepada awak media Sampai kapan pekerjaan ini akan selesai sudah 3 setengah tahun dikerjakan,
Karena kami sangat terganggu berbisnis karena pelanggan kami mau belanja dll susah parkir & tiap hari kami warga menikmati debu2 yg tidak baik buat kesehatan jdi ini lh keluh kesah warga dan pengusaha pemilik toko pungkasnya.**(A,R,S /rilis

Pos terkait